Polsek Anggeraja Olah TKP, Ternyata Ini Yang Menggemparkan Masyarakat Anggeraja

Seputarperistiwa.com, ENREKANG — Kampung Batu Rampun di Gemparkan oleh penemuan sosok mayat laki-laki, yang masih tegeletak di kebun miliknya di Batu Rampun Kel.Lakawan Kec.Anggeraja Kab.Enrekang Pada hari Rabu Malam pukul 19.00 WITA (01/01/20).

Mayat yang ditemukan itu, identitas berjenis Laki-laki bernama Masdaruddi alias Papa Pika usia 51 Tahun pekerjaan Tani, yang beralamatkan Di Pasaran Kel.Tanete Kec.Anggeraja Kab.Enrekang. Kamis (2/1/20)

loading...

Keterangan dari saksi Muh. Saad Syam selaku pemilik Sapi yang membuat Nyawa korban Hilang berawal dari saksi di teriaki oleh anaknya bahwa sapi miliknya sudah menanduk 1 (satu) sapi betina dan meninggal di tempat.
Kemudian saksi mencari pemilik sapi tersebut yakni korban sendiri di kebunnya setelah sampai di kebun korban saksi melihat ada sosok warna putih dan mendekati tempat tersebut dan menemukan korban dalam posisi tengkurap dan saat saksi memegang pipi korban sudah dalam keadaan kaku dan meninggal dunia.

Setelah itu Saksi langsung Ke Polsek Anggeraja untuk melaporkannya, dan dengan sigap setelah menerima laporan Unit Identifikasi Polres Enrekang Bripka Sahirun bersama Personil Polsek anggeraja Polres Enrekang yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Anggeraja Iptu Lukman, S.H langsung mendatangi lokasi untuk Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kepada almarhum yang sudah meninggal.

Setelah di lakukan olah TKP oleh Pihak Kepolisian Sektor Anggeraja salah satu Anggota Polsek Anggeraja menelpon Ambulance untuk membawa korban ke Puskesmas Anggeraja untuk di Visum et Revetrum lebih jelas oleh pihak Puskesmas dan Pihak Indentifikasi Polres Enrekang.

Atas Kejadian tersebut pihak keluarga korban menolak untuk di lakukan autopsy dengan membuat surat pernyataan penolakan dan keluarga korban menerima kematian korban akibat di serunduk/tanduk sapi jenis limosin dengan pertimbangan bahwa istri dan anak korban sempat melihat langsung sapi limosin mengamuk menanduk sapi milik korban sebelum korban di temukan meninggal dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *