Personil Sat Lantas Polres Enrekang Kenalkan Rambu-Rambu Lalu Lintas Sejak Dini

ENREKANG — Banyak pengendara yang tidak patuh aturan dalam berlalu lintas. Sehingga sering terjadi kecelakaan di jalan Raya. Untuk itu banyak upaya yang dilakukan Satlantas Polres Enrekang membina generasi penerus bangsa.

Pemahaman terhadap rambu-rambu dan tata tertib berlalu lintas sangatlah penting. Sebab, selain menyangkut dengan keselamatan berkendara diri sendiri juga melibatkan keselamatan pengendara lain.

loading...

Untuk itu, dengan menanamkan cara berlalu-lintas yang baik dan aman sejak usia dini, diharapkan terbangun kesadaran tentang pentingnya memperhatikan keselamatan diri dan lingkungan saat mereka dewasa nanti.

Salah satu upaya yang intens digelar adalah dengan mengkampayekan pesan keselamatan dilingkungan sekolah, seperti jajaran Satlantas Polres Enrekang mengadakan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) kepada 30 anak SDN 12 Enrekang.

Giat tersebut bertempat di Lapangan Upacara SD 12 Enrekang Jl Sultan Hasanuddin Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Rabu (29/01/2020), pukul 09.00 WITA, yang di ikuti, 30 siswa.

Dari pantauan terlihat siswa dan siswi SD N 12 Enrekang yang berjumlah 30 siswa mendapat penyuluhan tentang keselamatan dan tata cara berlalu lintas, dimana Kepolisian tampak mengajarkan etika berlalu lintas dengan pengenalan rambu-rambu serta kelengkapan saat berkendara dengan bahasa yang dimengerti oleh anak seusia mereka.

Kanit dikyasa Sat Lantas Polres Enrekang AIPDA Saparuddin, mengatakan bahwa, karakter adalah sesuatu yang dipahatkan pada hati, sehingga menjadi tanda khas. Mengacu pada moralitas kehidupan sehari-hari dan merupakan suatu tindakan yang konsisten bukan sesaat dalam pembentukan karakter putra putri bangsa.
“Melalui program ini diharapkan putra putri kita dapat menangkap apa yang diajarkan dan mengaplikasikan dalam kehidupan berlalu lintas sehingga menjadi sebuah karakter yang positif sampai dewasa nanti,” ujar dia.

Dia berujar bahwa, sosialisasi ini dilakukan dalam rangka penanaman disiplin berlalu lintas sejak usia dini.

“Nantinya, ketika mereka dewasa kelak, siswa-siswi ini akan menjadi pelaku lalu lintas juga. Untuk itu penanaman disiplin berlalu lintas kita tanamkan sejak sekarang,” terangnya.

Dikatakan dia, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan para siswa-siswi dapat memahami bagaimana etika sopan santun berlalu lintas sejak usia dini sebagai modal saat dewasa anak-anak sudah memahami bagaimana berlalu lintas yang baik dan benar.

“Jika sejak kecil ditanamkan hal-hal positif, maka memori anak akan terus diingat saat mereka besar nanti, sehingga dapat mematuhi aturan saat berkendara di jalan raya demi keselamatan,” ujar AIPDA Saparuddin.

Tanggapan positif pun datang dari Kepala Sekolah SDN 12 Enrekang, dimana mereka sangat mendukung kegiatan ini. Sebab, anak didiknya dapat mengerti betapa pentingnya kedisiplinan pada saat berada di jalan.

“Saya sangat menanggapi positif adanya kegiatan ini. Saya juga berharap anak didik saya dapat mengerti betapa pentingnya kedisiplinan pada saat berada di jalan. Keselamatan berlalu lintas itu sungguh penting,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *